Perubahan yang terjadi pada lingkungan hidup manusia menyebabkan adanya gangguan terhadap keseimbangan karena berkurangnya fungsi dari sebagian komponen lingkungan. Dengan campur tangan manusia dan faktor alami yang terjadi dapat menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan.
Dampak dari perubahannya belum tentu sama, tetapi manusia yang memiliki kemampuan
berfikir dan penalaran yang tinggi, memiliki budaya, pranata sosial dan pengetahuan serta teknologi yang makin berkembang, maka manusia dimampukan untuk dapat menghadapi serta mengatasinya.
Perubahan lingkungan terhadap kehidupan manusia akan membawa dampak bagi kehidupan manusia baik secara positif ataupun negatif. Perubahan lingkungan berdampak positif berarti baik dan menguntungkan bagi kehidupan manusia maupun lingkungan tersebut, serta berdampak negatif berarti tidak baik dan tidak menguntungkan karena dapat mengurangi kemampuan alam lingkungan hidupnya untuk menyokong kehidupannya maupun merugikan manusia.
Contoh dampak perubahan lingkungan yang positif:
⇨penebangan pohon untuk dimanfaatkan kayunya dengan menanam kembali pohon untuk mengganti yang telah ditebang.
⇨penerapan panca usaha tani untuk meningkatkan produktivitas.
⇨serta penanaman kembali pohon karena kebakaran untuk daerah resapan air dan mencegah erosi.
Contoh dampak negatif perubahan lingkungan:
⇨lahan menjadi gersang dan gundul karena bencana gunung meletus atau penebangan hutan secara liar.
⇨terjadinya erosi karena penggundulan hutan.
⇨terjadi banjir di daerah pemukiman karena tidak ada saluran air dan daerah resapan air yang dipengaruhi oleh pembangunan gedung baik perumahan, kantor, dan toko. ⇨berkurangnya ekosistem yang hidup di air karena terjadi pencemaran di air.
⇨serta penggunaan pupuk buatan dan pestisida secara terus-menerus yang mengakibatkan pencemaran dan lama-kelamaan dapat mengurangi kesuburan tanah.
Referensi : www.bkkbn.go.id